Kemarin pagi ana pergi ke pasar.. ya, sekitar jam 7 pagi lah.. setelah itu langsung saja ku masuki pasar dengan membaca Bismillah.. agar Allah Azza wa Jalla selalu melindungi ku walau di saat lalai..
setelah banyak berpindah-pindah dari satu warung ke warung lain, tiba-tiba ana tertarik sekali merhatiin para kakek-kakek peminta.. dari sana ana berfikir "Ya Allah kemanakah anak-anak mereka yang dulu sangat mereka cinta dan kasihi?, akankah aku mampu menjaga dan memuliakan kedua orang tuaku agar jauh dari perbuatan hina itu (meminta-minta)".. dari sana pun sempat ku perhatikan ada beberapa kakek dan nenek yang sedang beraksi meminta belas kasih para ibu-ibu yang sedang berbelanja.. pertama ku temui kakek tua yang meminta padaku tetapi ku perhatikan tubuhnya masih gagah, namun terlihat sangat disengaja di sakit2in alias bisa dibilang di bungkukbungkukin gitu lah... kedua aku lihat seorang nenek yang sama sedang beraksi juga namun nenek yang ini berbeda dengan si kakek yang sendirian tadi.. nah.. si nenek ini justru di papah oleh anak laki-lakinya.. dan yang bikin heran, si anak lelaki itu masih muda ya.. kirakira umurnya 20 th, dan yang aku pikirkan saat itu adalh "Ya ampunnn.. tega bgt ya itu anak? emak nya udah tua, kakinya pincang & bahkan sepertinya matanya sedikit buta/rabun/katarak mungkin??" .. setelah selesai membeli seluruh barang pesanan ummi akhirnya aku pun iseng bergegas mengelilingi pasar untuk melihat suasana unik lainnya..
eeh.. ternyata bener pemirsahh..
kulewati belokan di pinggir pasar yang masih padat merayap itu.. ada seorang kakek-kakek tua berbaju lusuh (terlihat dibuat-buat) dan bertopi kupluk ala pemancing gitu.. sedang memulungi alias ngambilin uang-uang hasil pemberian para pembelanja di pasar itu.. sedikit terharu aku saat itu, "Ya Allah, sungguh rasaya aku takut takut takutttttttt sekali bila aku tua nanti aku tak mampu membahagiakan kedua orang tuaku.. apajadi nya aku dihadapanMu Ya Rabbi..."
setelah itu aku tambah terharuuu lagi sobat..
melihat seorang kakek yang fisiknya sudah lemah dan bisa di bilang kurus (yaiyalah namanya juga kakek-kakek) dan bahkan punggungnya sedikit bongkok...
amazinggg... kakek itu bukannya malah meminta ia justru tetap bersemangat memakai pakaian batik yang rapih dengan celana hitam yang agak pudar warnanya dan disertai kopiah hitam dikepalanya..
masih dengan semangat membara ia menawarkan barang dagangannya itu kepada para ibu/bapak yang sedang berbelanja ria...
namun, belum juga ada yang tertarik untuk melirik dagangannya.. ya sedikit kuakui yang dijual kakek itu pun tidak terlalu familiyar alias kakek itu hanya menjual kayu manis, bumbu dapur dan bawang-bawangan saja..
kasihan sekaliii aku melihatnya, namun apa daya dan upaya semua barang yang ummi pesan sudah terpenuhi dan uang pun passssss bgt, tinggal lima ratus rupiah dan itu pun buat parkir.hehehehe
hmm..
sepulang dari pasar aku sangat bersyukur masih diberi kelebihan oleh Allah Azza wa Jalla dengan nikmat sehat, iman dan Islam...
Luar biasa tertanya sobat, Inspirasi bukan hanya kita dapatkan dari tempat yang rapih atau pun menyendiri justru inspirasi datang dari pasar yang kotor, dan ramai..
yang jarang kita sadari bahwa mereka para kakek dan nenek yang meminta-minta di luar sana, bisa jadi karena ulah mereka dahulu yang tak mengajari anak-anaknya tentang Diennullah (Agama Allah)...
Jadi kita sebagai Generasi Muda yang ntarnya bakal dan orang tua juga..
harus berjuang dari sekarang tuk mempelajari Agama Allah... karena Islam itu Indah ...
(^__^)
Wallahu'alam..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar