Jumat, 10 Februari 2012

Ketika Hati Tergores Luka


Bismillah....
sobat.. pernahkh kau kesal dan merasa  benci pada seseorang?? mungkin pernah,atas  sebab apakah kau melakukan itu ? ya,tentu karena dia atau si fulan melakukan hal yang mengecewakanmu atau menyakiti hati mu bukan ?
dan hal ini sedang aku alami.. hal ini kurasakan saat aku sedang terkagumkagumnya pada seseorang. seseorang yang sudah membuaku terpukau karena kerajinan dan kegigihannya namun yang menjadi penyebab ku merasakan tergores luka olehnya merupakan salah satu teguran telak yang Allah Azza wa Jalla berikan untukku.. karena apa? ya,mungkin karena ku salah . aku salah kagum terhadap dia.. dia yang memang bukan mahrom untukku dan mungkin tak akan pernah.. sempat ku simpan sejuta harapan bahwa dia itu adalah orang yang sangat baik dan taat padahal aku belum banyak tahu tentangnya... mengenalnya pun baru akhir-akhir ini dan aku mengaguminya hanya untuk sekedar emngagumi bukan rasa suka.. Namun,itulah teguran dari Sang Illahi yang maha membolak-balikan hati..
mungkin aku salah telah memujinya terlalu berlebihan mungin aku salah telah menjadi kan dia sebagai barometer seorang lelaki soleh.. ya,aku pun sadar dan sangat sadar bahwa itu salah.. namun,godaan syetan selalu menghasutku di hai kemarin hingga aku keewa karena kata-katanya.. aku tau dia berkata seperti itu untuk kebaikan bahkan dia mengingatkanku dengan hadits Rasulullah.. mungkin,aku terlalu banyak berharap dia tak pernah menyakitiku walau dengan ucapan karena ku pikir dia orang yang paling baik... dan akhirnya Allah menegurku atas kehilafanku.. MasyaAllah..
Aku terlalu hina Ya Rabb.. aku hanya memandang orang sebelah mata... Padahal orang yang paling maksum hanyalah Rasulullah...
Semoga kejadian seperti ini dapat menjadi ibrah (pelajaran) untukku di masa mendatang...
terimakasih sobat,kata-katamu menjadi cambuk untukku dan takan pernah kulupakan kejadian ini.. Semoga engkau selalu berada di jalan lurus-Nya.. dan tak an pernah bosan saling mengingatkan dalam kebaikan walaupun itu sangat pahit... mungkin aku yang terlalu sensitif dan mungkin hati ku terlalu keras. Sehingga  perkataanmu yang benar yang menerangkan tentang yang hak bukan yang batil itu terasa pahit bagiku...
Semoga Allah selalu menunjukan jalan-Nya pada hamba-hamba-Nya yang kurang bersyukur ini..


Tidak ada komentar:

Posting Komentar